HUBUNGAN KARAKTERISTIK PEKERJA DAN IKLIM KESELAMATAN KERJA DENGAN PERILAKU TIDAK AMAN PEKERJA OPERASIONAL PT. BINTAN RESORT CAKRAWALA
THE RELATIONSHIP OF WORKER CHARACTERISTICS AND JOB SAFETY CLIMATE WITH UNSAFE BEHAVIOR OF OPERATIONAL WORKERS AT PT. BINTAN RESORT CAKRAWALA
Keywords:
klim keselamatan, perilaku tidak aman, NOSAC-QAbstract
Iklim keselamatan kerja dan karakteristik individu berupa umur, jenis
kelamin, pendidikan, pengalaman pelatihan, masa kerja dan status
perkawinan memiliki pengaruh terhadap perilaku tidak aman. Tujuan
penelitian ini adalah untuk melihat gambaran iklim keselamatan kerja,
perilaku tidak aman, serta hubungan antara karakteristik dan iklim
keselamatan kerja terhadap perilaku tidak aman. Desain penelitian ini
merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.
Penghitungan sampel menggunakan metode simple random sampling
dengan jumlah 194 sampel. Kesimpulan dalam penelitian ini Mayoritas
pekerja memiliki tingkat pendidikan tinggi namun sebagian besar
belum pernah mengikuti pelatihan dengan status masa kerja diatas lima
tahun. Terdapat hubungan antara tingkat pendidikan (PR 1,971, 95%CI
0,721-5,393), pelatihan (PR 2,618, 95%CI 1,185-5,784), masa kerja
(PR 2,197, 95%CI 1,165-4,413), status perkawinan (PR 1,509, 95%CI
0,493-4,621) dengan perilaku tidak aman. Proporsi perilaku tidak aman
sebesar 16% dan kondisi iklim keselamatan yang tidak baik dengan skor
mean <2,70. Terdapat hubungan yang signifikan antara dimensi iklim
keselamatan terhadap perilaku tidak aman.