aplikasi siaga bencana; bencana; kebakaran; kesiapsiagaan
EFFECT OF FIT TO WORK ON WORK PRODUCTIVITY OF HEAVY EQUIPMENT OPERATORS
Keywords:
operator alat berat; produktivitas kerja; program fit to work; program keselamatan dan kesehatan kerjaAbstract
Kegiatan bongkar muat barang memiliki potensi dan risiko bahaya sehingga
dapat menyebabkan kecelakaan dan penyakit akibat kerja (PAK).
Kecelakaan menyebabkan cedera yang mengakibatkan ketidakmampuan
untuk melaksanakan tugas secara normal, sehingga memengaruhi
produktivitas kerja. Mengatasi hal tersebut perusahaan memiliki program K3
yaitu program fit to work. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh
program fit to work terhadap produktivitas kerja pada operator alat berat di
PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Regional Jawa Timur. Penelitian ini
menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional.
Populasi yang digunakan seluruh operator alat berat berjumlah 26 orang.
Jumlah sampel seluruh operator alat berat berjumlah 26 orang menggunakan
metode total sampling. Variabel penelitian ini adalah program fit to work dan
produktivitas kerja. Instrumen yang digunakan berupa lembar kuesioner dan
dianalisis menggunakan uji regresi ordinal. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa operator alat berat beranggapan program fit to work telah terlaksana
sangat baik (70%) dan memiliki produktivitas kerja sangat tinggi (80%).
Hasil uji regresi ordinal menunjukkan ada pengaruh program fit to work
terhadap produktivitas pada operator alat berat di PT. Pelindo (Persero) Sub
Regional Jawa Timur (0,000<0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah
operator alat berat memiliki produktivitas kerja tinggi karena pelaksanaan
program fit to work telah terlaksana sangat baik. Saran yang diberikan tetap
mempertahankan produktivitas kerja dengan selalu mengikuti program fit to
work setiap sebelum bekerja dan meningkatkan kepatuhan terhadap
peraturan di perusahaan, mempertahankan pelaksanaan program fit to work
serta melakukan pemanasan tubuh ketika pelaksanaan safety briefing.