KUALITAS UDARA DALAM RUANG BERDASARKAN FAKTOR FISIK DAN KIMIA DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS INDONESIA MAJU
INDOOR AIR QUALITY BASED ON PHYSICAL AND CHEMICAL FACTORS IN THE UNIVERSITAS INDONESIA MAJU LIBRARY
Keywords:
faktor fisik; faktor kimia; KUDR; perpustakaan,Abstract
Di masa pandemi saat ini, Kualitas udara dalam ruangan atau KUDR dapat
mempengaruhi kesehatan pengguna perpustakaan. Penelitian ini bertujuan
untuk melakukan pengukuran KUDR di Perpustakaan UIMA yang baru
mengalami renovasi sesuai dengan Permenkes No. 48 Tahun 2016. Jenis
Penelitian menggunakan kuantitatif deskriptif dengan desain studi cross
sectional. Seluruh rangkaian penelitian dilakukan pada bulan November
tahun 2022. Pengukuran menggunakan beberapa alat yaitu IAQ meter,
Particulate Counter, Hygrothermometer, Lux Meter, Anemometer Digital,
UV Light Meter dan SLM. Unit analisis dari penelitian ini adalah semua
ruangan yang ada di perpustakaan yang berjumlah 4 ruangan.
Hasil pengukuran faktor fisik dalam ruang dengan parameter, kelembaban,
sinar UV, radiasi elektromagnetik, partikel debu, kebisingan masih
memenuhi standar sedangkan kecepatan angin tidak terukur, kemudian
parameter pengukuran intensitas penerangan semua ruangan tidak
memenuhi standar, pengukuran suhu terdapat 2 ruangan tidak memenuhi
suhu nyaman. Pengukuran faktor kimia dengan parameter O2, CO, CO2,
HCHO dan TVOC semua lokasi masih memenuhi standar.
Saran dari penelitian ini adalah meningkatkan kualitas penerangan dengan
memanfaatkan cahaya alami yang dapat diatur melalui membuka gorden,
memantau suhu ruangan staf dan ruang skripsi dengan cara mengatur
sirkulasi udara ventilasi dan pemasangan Hygrothermometer. Tidak
mematikan AC di ruang skripsi jika masih dalam jam operasional
dikarenakan ruangan tersebut tertutup, dikhawatirkan tidak ada pertukaran
udara di dalam. Jika mematikan AC dalam ruangan, bisa diganti dengan
ventilasi alami seperti dengan membuka jendela ventilasi secara berkala
terakhir, bersihkan pendingin udara secara berkala, dan menggunakan alat
pengukur kecepatan angin yang lebih sensitif.