ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI SENTRA INDUSTRI DINOYO, MALANG

OCCUPATIONAL SAFETY AND HEALTH RISK ANALYSIS IN DINOYO INDUSTRIAL CENTER, MALANG

Authors

  • Nafilatul Fitri Poltekkes Kemenkes Malang
  • Ani Asriani Basri Poltekkes Kemenkes Malang
  • Rizki Mustika Riswari Poltekkes Kemenkes Malang

DOI:

https://doi.org/10.21111/jihoh.v10i1.42

Keywords:

keselamatan, kesehatan kerja, pengrajin, risiko, sektor informal

Abstract

Keramik adalah produk kerajinan yang terbuat dari tanah liat yang dibentuk sesuai dengan kebutuhan pengrajin. Kelurahan Dinoyo di Kota Malang dikenal sebagai salah satu sentra industri keramik yang didukung oleh pemerintah dan telah memiliki Pos Unit Kesehatan Kerja (UKK). Proses produksi keramik melalui beberapa tahap mulai dari  desain, pengolahan bahan, pembentukan, penyempurnaan bentuk (pengeringan), dekorasi, pengglasiran, penyusunan dan pembakaran, pendinginan, pembongkaran dan pengecekan, produk jadi. Dampak dari proses produksi tersebut mengakibatkan banyak pengrajin mengalami keluhan sakit pinggang, lingkungan kerja panas, dan terdapat banyak debu di ruang penyimpanan bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bahaya dan risiko keselamatan serta kesehatan kerja di Sentra Industri Keramik Dinoyo, Malang. Pendekatan deskriptif dilakukan melalui wawancara menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD), observasi menggunakan instrumen HAZOP, evaluasi kerja dengan metode WISE dan pengukuran lingkungan kerja seperti pencahayaan, kebisingan, dan . Hasil menunjukkan bahwa terdapat 5 kegiatan diklasifikasikan sebagai risiko tinggi yang memerlukan pengendalian bahaya. Selain itu, fasilitas keselamatan seperti APD dan SOP belum diterapkan optimal. Hasil pengukuran lingkungan kerja menunjukkan bahwa pencahayaan dan kecepatan angin di beberapa lokasi belum memenuhi standar, sedangkan kebisingan berada dalam batas aman. Selain itu, 59% elemen sistem kerja berdasarkan WISE memerlukan peningkatan. Rekomendasi meliputi penyediaan fasilitas ergonomis, penambahan ventilasi, perbaikan SOP, dan pelatihan keselamatan. Studi ini menegaskan perlunya pengendalian risiko untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, meningkatkan produktivitas, dan mendukung keberlanjutan industri keramik lokal.

Downloads

Submitted

2026-04-30

Published

2025-10-30