INTEGRASI PENDEKATAN 5S DAN INTERNALISASI NILAI K3 DALAM MENINGKATKAN SAFETY BEHAVIOR DI INDUSTRI KERTAS

Authors

  • Anto Maryadi Program Studi Magister Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, Daerah Istimewa Yogyakarta
  • Sumaryono Sumaryono Program Studi Magister Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, Daerah Istimewa Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.21111/jihoh.v10i2.5

Keywords:

5S, budaya keselamatan, industri kertas, internalisasi K3, perilaku keselamatan

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) telah menjadi unsur penting dalam mencapai produktivitas industri yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gabungan metode 5S dan internalisasi nilai K3 terhadap peningkatan perilaku keselamatan pekerja di industri manufaktur kertas. Menggunakan desain kuasi eksperimental kuantitatif, data dikumpulkan dari 60 pekerja produksi melalui kuesioner pra-tes dan pasca-tes yang mengukur implementasi 5S, internalisasi nilai K3, dan perilaku keselamatan. Analisis statistik meliputi uji t sampel berpasangan dan regresi linier berganda untuk menilai efektivitas intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada semua variabel setelah intervensi. Skor rata-rata 5S meningkat dari 39,93 menjadi 74,90, internalisasi nilai K3 naik dari 38,85 menjadi 78,14, dan perilaku keselamatan meningkat dari 42,12 menjadi 60,02 (p < 0,001). Analisis regresi mengonfirmasi bahwa baik 5S (β = 0.759) maupun internalisasi nilai K3 (β = 0.738) memiliki dampak positif yang signifikan terhadap perilaku keselamatan. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi disiplin teknis melalui 5S dan penguatan psikologis melalui internalisasi nilai K3 menghasilkan efek sinergis dalam membentuk perilaku keselamatan yang konsisten. Studi ini menyimpulkan bahwa budaya keselamatan yang berkelanjutan memerlukan tidak hanya kepatuhan prosedural tetapi juga kesadaran intrinsik terhadap nilai-nilai keselamatan. Pendekatan terintegrasi ini menyediakan model praktis untuk meningkatkan perilaku keselamatan di tempat kerja dalam lingkungan industri berisiko tinggi.

Downloads

Submitted

2026-02-01

Published

2026-04-30