JOB INSECURITY: ANALISA PENGARUH PSYCHOLOGICAL CAPITAL DAN SAFETY BEHAVIOR PADA KARYAWAN KELISTRIKAN
DOI:
https://doi.org/10.21111/jihoh.v10i1.55Keywords:
job insecurity, psychological capital, safety behaviorAbstract
dengan perasaan tidak pasti, cemas, atau khawatir akan kehilangan pekerjaan, khususnya dirasakan oleh karyawan kontrak. Kondisi ini dapat berdampak negatif terhadap aspek psikologis maupun kinerja individu dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara psychological capital dan safety behavior terhadap job insecurity pada karyawan kontrak di PT X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis korelasi Pearson. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 60 orang karyawan kontrak, yang sekaligus merupakan total populasi, sehingga teknik yang digunakan adalah sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi negatif antara psychological capital dan job insecurity, yang berarti semakin tinggi modal psikologis karyawan, maka semakin rendah tingkat ketidakpastian kerja yang dirasakan. Sebaliknya, safety behavior menunjukkan korelasi positif terhadap job insecurity, yang mengindikasikan bahwa peningkatan perilaku keselamatan justru berkaitan dengan meningkatnya persepsi ketidakamanan kerja.