PEMANFAATAN TANAMAN SANSEVIERA TRIFASCIATA LAURANTII DAN SANSEVIERA TRIFASCIATA TERHADAP AKTIVITAS PEROKOK YANG MENGURANGI KADAR COHb
DOI:
https://doi.org/10.21111/jihoh.v10i1.63Keywords:
tingkat COHb, perokok, Sanseviera trifasciata lurantii, Sanseviera trifasciata, rokokAbstract
merupakan salah satu polutan emisi dalam ruangan. Akibatnya, semakin banyak orang merokok, semakin tinggi kadar CO dalam darah mereka, yang disebut carboxyhemoglobin (COHb). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengamati tanaman yang dapat menurunkan kadar COHb secara efektif, serta untuk menemukan elemen dari karakteristik responden yang dapat mempengaruhi kadar COHb. Studi ini menggunakan Sanseviera trifasciata laurantii dan Sanseviera trifasciata tanaman. Studi tersebut memilih tiga responden untuk diamati. Kebidanan melakukan skrining kesehatan sebelum menghitung COHb dalam darah responden. Selanjutnya, sampel darah dibawa ke laboratorium untuk diukur kadar COHb dengan menggunakan spektrofotometer. Data COHb diproses menggunakan Microsoft Excel 2010 sebagai grafik, dan analisis hubungan antara COHb dan karakteristik responden disajikan dengan metode regresi linier menggunakan aplikasi SPPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua tanaman dapat mengurangi COHb. Setelah merokok, kehadiran dua tanaman dapat menyebabkan nilai COHb rata-rata turun. Hasil analisis hubungan COHb dengan usia menunjukkan R2=0.04, R2=0.04 untuk intensitas smoking, dan R2=0.134 untuk body mass index (BMI). Sehingga, dapat disimpulkan bahwa umur, indeks BMI dan intensitas merokok dari ketiga responden tidak mempengaruhi kadar COHb tiga responden tersebut.