IMPLIKASI INTENSITAS PENCAHAYAAN TERHADAP KELELAHAN MATA PADA PENJAHIT

IMPLICATIONS OF LIGHTING INTENSITY ON EYE FATIGUE IN SEWERS

Authors

  • Rizky Maharja Universitas Sulawesi Barat
  • Agung Juliawan Universitas Sulawesi Barat
  • Ade Wira Lisrianti Latief Universitas Sulawesi Barat
  • iadnin Maharja Universitas Sulawesi Barat
  • Andi Mifta Farid Panggeleng Universitas Sulawesi Barat

DOI:

https://doi.org/10.21111/jihoh.v9i1.84

Keywords:

intensitas pencahayaan; kelelahan mata; penjahit; sektor informal

Abstract

Intensitas pencahayaan memegang peranan penting dalam lingkungan
kerja penjahit karena pekerjaan mereka sering melibatkan tugas-tugas
yang membutuhkan ketelitian. Dampak kondisi ini menjadikan penjahit
mengalami kelelahan mata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
implikasi intensitas pencahayaan terhadap kelelahan mata pada penjahit.
Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan desain cross
sectional. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan total
populasi yang berjumlah 31 orang. Instrumen yang digunakan adalah lux
meter untuk mengukur intensitas pencahayaan dan kuesioner untuk
mengetahui kelelahan mata penjahit. Hasil menunjukkan bahwa
intensitas pencahayaan tergolong rendah yaitu <200 lux dan sebanyak 22
orang (71%) penjahit mengalami kelelahan mata. Uji statistik
menunjukkan p-value 0,0001 yang berarti terdapat pengaruh intensitas
pencahayaan dengan kelelahan mata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
terdapat implikasi intensitas cahaya terhadap kelelahan mata. Disarankan
untuk meningkatkan intensitas pencahayaan di lingkungan kerja penjahit
dengan menyediakan pencahayaan yang memadai sesuai standar
kesehatan kerja guna mengurangi risiko kelelahan mata yang dialami oleh
penjahit.

Submitted

2026-05-08

Published

2026-05-11